Portfolio

Project Info

Bark

Daerah penghasil : Sleman

Negara tujuan Ekspor : ………….

Salak termasuk dalam keluarga Arecaceae atau palem, dan secara botani diklasifikasikan sebagai Salacca zalacca. Dikenal sebagai Salak di Malaysia dan Indonesia, tetapi kulitnya yang tipis seperti sisik, sangat mirip dengan ular kobra atau ular sanca, membuatnya mendapatkan julukan populer, buah ular. Sebenarnya ada sekitar 30 jenis salak yang ditanam di seluruh tanah air mereka, dan sementara banyak yang bisa sangat pahit ketika mentah dan hanya digunakan untuk memasak, jenis yang biasa dibudidayakan memiliki rasa yang unik, manis dan asam. Buah salak dibudidayakan dan dijual sepanjang tahun di seluruh Asia Tenggara, seperti di Thailand, Singapura, dan Filipina, dan juga telah diperkenalkan ke Cina, India, Australia, dan banyak pulau di antaranya. Indonesia mengekspor buah Ular segar dan kalengan ke tujuan dari Cina, Timur Tengah, ke beberapa bagian Eropa, tetapi sayangnya makanan khas tropis masih agak langka di Amerika Serikat di luar toko-toko khusus tertentu dan pasar Asia. Di Indonesia, buah salak sama lazimnya dengan apel atau jeruk di AS. Itu terjadi setiap hari di pasar lokal, dan bahkan mungkin ditawarkan dalam sarapan prasmanan di hotel. Orang Indonesia sering mengelilingi pekarangan mereka dengan deretan pohon palem buah salak yang ditanam rapat untuk mencegah calon penyusup, dan daunnya yang berduri juga digunakan untuk membangun pagar. Dua jenis utama salak Indonesia adalah Salak pondoh dari pulau Jawa dan Salak Bali dari pulau Bali. Ada juga sajian unik Salak Bali ekstra kecil dan ekstra manis, tepatnya bernama Salak gula pasir, yang artinya “gula pasir”. Sering disebut Gula Salak, dan harganya paling tinggi di pulau itu. Gula Salak tidak hanya dinikmati segar, tetapi juga dapat difermentasi menjadi anggur manis, kuat, kering, dan berwarna madu.

Syarat yang diperlukan untuk Ekspor produk : ………..

53
689 views