Project Info

Clove

Daerah penghasil : Sulawesi utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Maluku, Jawa Timur

Negara tujuan Ekspor : ………….

Cengkeh, (Syzygium aromaticum), pohon cemara tropis dari keluarga Myrtaceae dan kuncup bunganya kecil berwarna coklat kemerahan digunakan sebagai bumbu. Cengkeh penting dalam perdagangan rempah-rempah paling awal dan diyakini berasal dari Maluku, atau Kepulauan Rempah-rempah, Indonesia. Aromanya yang kuat dan rasanya yang panas dan menyengat, cengkeh digunakan untuk membumbui banyak makanan, terutama daging dan produk roti; di Eropa dan Amerika Serikat bumbu merupakan bumbu khas dalam makanan liburan Natal, seperti ikan wassail dan daging cincang.

Pada awal 200 SM, utusan dari Jawa ke istana Dinasti Han di Cina membawa cengkeh yang biasanya dipegang di mulut untuk mengharumkan nafas selama audiensi dengan kaisar. Selama akhir Abad Pertengahan, cengkih digunakan di Eropa untuk mengawetkan, membumbui, dan menghiasi makanan. Budidaya cengkeh hampir seluruhnya terbatas di Indonesia, dan pada awal abad ke-17 Belanda membasmi cengkeh di semua pulau kecuali Amboina dan Ternate untuk menciptakan kelangkaan dan mempertahankan harga yang tinggi. Pada paruh kedua abad ke-18, Prancis menyelundupkan cengkeh dari Hindia Timur ke pulau-pulau di Samudra Hindia dan Dunia Baru, mematahkan monopoli Belanda.

Pada awal abad ke-21, Indonesia merupakan penghasil cengkeh terbesar di dunia, diikuti oleh Madagaskar, Tanzania, dan Sri Lanka.

Pohon cengkeh adalah pohon cemara yang tumbuh setinggi sekitar 8 hingga 12 meter (25 hingga 40 kaki). Daunnya yang bertitik kelenjar berukuran kecil, sederhana, dan berlawanan. Pohon-pohon tersebut biasanya diperbanyak dari biji yang ditanam di daerah teduh. Pembungaan dimulai sekitar tahun kelima; satu pohon setiap tahun dapat menghasilkan hingga 34 kg (75 pon) tunas kering. Tunas dipetik dengan tangan di akhir musim panas dan lagi di musim dingin dan kemudian dijemur. Panjang cengkeh bervariasi dari sekitar 13 hingga 19 mm (0,5 hingga 0,75 inci).

20
605 views