Project Info

Red Grouper

Daerah penghasil : Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Aceh, Lampung, Sulawesi Tenggara, Jawa Timur, Papua Barat, Nusa Tenggara Barat, Maluku Utara dan Maluku.

Negara tujuan Ekspor : ………….

Sesuai dengan namanya, Kerapu Merah (Epinephelus morio) dapat dengan mudah dibedakan dari kerapu lainnya dengan warna tubuhnya yang sebagian besar berwarna merah karat. Sementara kepala dan bagian atasnya cenderung lebih gelap, warnanya berangsur-angsur menjadi cerah hingga mencapai rona perut yang agak merah hingga merah muda. Ia juga memiliki semacam bercak di sisinya dan beberapa bintik putih yang khas di tubuhnya — dari kepala sampai ke pangkal ekornya. Dan meskipun sirip terkadang memiliki warna yang sama dengan tubuhnya, mereka biasanya memiliki semacam garis tepi hitam yang membentang tepat di sekitar tepinya.

Tubuh Kerapu Merah dikenal kuat dan gemuk meskipun ukurannya sebagian besar sedang. Ia memiliki mulut besar yang memungkinkan mereka untuk memakan mangsanya secara utuh. Rahang bawahnya menonjol sedikit di luar rahang atas, keduanya dilengkapi dengan beberapa set gigi setajam silet yang digunakan ikan untuk mencegah mangsanya melarikan diri, bukan untuk merobek dagingnya. Mangsanya sebagian besar terdiri dari invertebrata laut termasuk gurita, udang, dan kepiting, tetapi dari waktu ke waktu juga akan memakan ikan yang lebih kecil.

Habitat dan Distribusi Ikan Kerapu Merah Kerapu Merah bukanlah ikan yang bermigrasi dan sering ditemukan di Samudera Indonesia. Itu juga dapat ditemukan di luar negeri sejauh selatan Laut Karibia hingga Brasil selatan. Ikan ini terutama lebih menyukai habitat bawah air berlumpur dan berbatu di kedalaman 16 hingga 1.083 kaki. Ia juga dapat terlihat berenang atau beristirahat di dekat pantai, terutama di terumbu, tepian, dan bangkai kapal hingga kedalaman 300, dengan banyak pemancing menangkap ikan lezat ini di sekitar 10 hingga 100 kaki.

29
538 views